Ketika begawan polanjano sakit keras,ia berpesan kepada anaknya,agar jika ia mati,agar dicukur rambutnya,diolesi tubuhnya dg minyak telon,br dibungkus dg kain kafan. Untuk apa? Agar aku tdk disiksa malaikat,krn malaikat tdk menyiksa bayi,kata sang begawan.
Bnar jg,stlah bgawan mati,anaknya sbuk melaksanakan wasiat sang ayah. Syahdan (yg dipikirkan bgawan) bgtu menci um bau minyak telon,malaikat munkar-nakir b\'fikir jnazah itu anak bayi apalagi bgtu kafan dibuka yg t\'lihat adalah jenazah gundul. Malaikatpun memanggil 5 bidadari untuk menggotong jnazah bayi itu ke surga.
Rupanya ditengah jalan seorang bidadari tdk sengaja menyenggol bagian tengah jenazah. Betapa kagetnya,yg tersenggol tiba2 berdiri. \"Aiii,masa bayi bisa ereksi\" teriak sang bidadari. Maka hebohlah suasana,kmudian jenazah diperiksa ulang oleh para bidadari tsb.
Ee,akhirnya ketahuan bahwa jenazah itu orangtua yg b\'maksud menipu malaikat. Kmudian jenazah itu diserahkan kmbali kpd malaikat.. Dan..tanpa ampun malaikat menghajarnya.. Kapok lu..!!
Mau menipu malaikat ni yee..
(oleh : Nur Sa'adah) Diposting dr buletin jam'iyah edisi desember 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 komentar:
Post a Comment