News Update :

Blogger Tricks

Buat Teman-teman Pengurus/Anggota dari Gerakan Pemuda Ansor - fatayat NU Silakan Mengirimkan Artikel Untuk Mengisi Blog ini dengan Syarat Tidak Boleh Mengandung Unsur Pornografi dan SARA. Untuk Mengirim Artikel Dapat dengan Klik Menu di Atas atau KLIK DI SINI

Moto GP News

Basketball News

Formula 1 News

Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Posko Pengungsi Merapi di Balai Desa Srimartani

Sejak terjadinya letusan Merapi yang paling besar pada Hari Jumat pagi, dan meluluh lantakkan desa Argomulyo, Maka Pemerintah mulai memberlakukan zona aman yaitu 20 km. Mulai saat itu mulailah terjadi pengungsian besar-besaran pada masyarakat yang berada di di Zona tersebut.

Mulai tanggal 5 Nopember 2010 kemarin Balai Desa Srimartani, Piyungan Bantul, Yogyakarta yang terletak di jl. piyungan-prambanan menjadi tempat posko pengungsian merapi. Hingga saat ini jumlah pengungsi di balai desa srimartani telah mencapai 1347 orang. Dengan jumlah sedemikian banyak, tentunya peran masyarakat dan para donatur sangat dibutuhkan untuk membantu saudara-saudara kita di posko pengungsian merapi di Balai desa Srimartani.

Pergerakan Pemuda yang dikomandani oleh GP. Ansor-Fatayat NU PAC Piyungan bersama Karang Taruna Desa Srimartani dan Pemdes Srimartani, dibantu teman-teman relawan dari Pemuda Muhammadiyah, PMI, Mahasiswa, Pengurus Parpol dan Masyarakat sekitarnya. Dengan jumlah yang begitu banyak pengungsi yang ada, maka kebutuhan makan minum dan kebutuhan lain seperti selimut, pakaian pantas pakai, sabun, sampho, pasta gigi, pembalut wanita, susu bayi, obat-obatan, masker dan sebagainya masih selalu dinantikan para pengungsi di posko ini.Rata Penuh

bagi Anda yang bersedia menyumbangkan, kami berharap mengirimkannya ke posko langsung atau bisa hubungi kami diTelp : (0274) 9366278(Shbt, Arifudin, S.Pd., Ketua GP. Ansor) atau Nur Sa'adah, S.Pi. (HP. 081578820922). Sekecil apapun bantuan anda, sangat berguna bagi saudara-saudara kita yang saat ini sedang menderita. Dulu kami mendapat bantuan ketika gempa jogja 26 Mei 2006, sekarang giliran kita sebagai saudara gantian membantu saudara saudara kita ini. Semoga kondisi merapi segera membaik dan tidak membahayakan warga jogja-jateng dan sekitarnya.

Posko terbuka 24 jam dan siap menerima bantuan anda.

MUI Rilis Fatwa Soal Bank Sperma & Bank ASI

Selasa, 27 Juli 2010 20:47 WIB

Majelis Ulama Indonesia
VIVAnews
Jakarta, (tvOne).

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan beberapa fatwa diantaranya mengenai Ubah ganti Kelamin, Donor Organ Tubuh, Bank Sperma dan Bank Asi.

Beradasarkan Fatwa yang dirilis MUI, menjelaskan bahwa praktek jual beli sperma haram hukumnya, sedangkan pendirian bank air susu ibu (ASI) diperbolehkan dengan persyaratan tertentu.

"Donor sperma diharamkan begitu juga mendirikan bank sperma," demikian fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dibacakan Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Ni`am Sholeh dalam Musyawarah Nasional (Munas) MUI ke VIII di Hotel Twin Plasa, Jakarta Barat, Selasa, (27/7).

Dalam kesempatan itu, MUI juga membahas mengenai wacana pendirian bank ASI dengan persyaratan tertentu. "Syarat pertama adalah bank ASI boleh setelah melalui musyawarah antara orang tua bayi dan donor yang termasuk pembahasan mengenai biaya bagi donor," ujar Asrorun.

Musyawarah antara kedua belah pihak dibutuhkan karena anak yang menyusu dari ibu yang sama akan menjadi saudara sesusuan yang haram hukumnya untuk menikah.

Jika orang tua bayi mengetahui siapa donor bagi ASI yang digunakan maka dapat dihindari pernikahan antara saudara sesusuan yang diharamkan agama tersebut.

Syarat lain dari dibolehkannya bank ASI tersebut adalah bahwa donor harus dalam kondisi sehat dan tidak hamil selama memberikan ASI-nya. "Para donor juga harus tetap menjaga syariat Islam dalam perilaku sehari-hari," kata Asrorun. (Ant)

Buku Membongkar Kebohongan Buku “Mantan Kiai NU menggugat sholawat & dzikir syirik” (H. Mahrus Ali)

Buku ini merupakan jawaban atas beredarnya buku “Mantan Kiai N Menggugat sholawat & Dzikir Sy

irik” yang ditulis oleh H. Mahrus Ali dan diberi kata pengantar oleh KH. Mu’ammal Hamidy, Lc.

Isi buku yang cukup meresahkan banyak kalangan kaum muslimin terutama warga nahdliyyin itu, secara substansial terdapat banyak kebohongan yang cukup mendasar dan perlu diluruskan. Tudingan bahwa amalah warga nahdliyyn syirik, menyesatkan dan ahli neraka adalah tidak benar. Hal ini telah dibuktikan oleh Tim LBM (Lembaga Bahtsul Masail) NU Cabang Jember, sebagaimana diuraikan dalam risalah ini, sebuah jawaban argumentatif yang lengkap berdasarkan Al Quran dan Hadits.

Kehadiran risalah ini telah membongkar kebohongan H. Mahrus Ali yang
secara keseluruhan bermuara pada empat poin; 1)Tawassul dan istighatsah,
2) Sunnah dan Bid’ah, 3) Keagungan Rasulullah dan Masalah Bermadzhab.

Diharapkan risalah ini akan semakin memperkuat keyakinan warga nahdliyyin dalam mengamalkan dzikir dan shalawat yang sudah diamalkan dan mengakar, dapat memberikan masukan bagi selain warga nahdliyyin untuk memahami praktek amaliah warga nahdliyyin bahwa yang mereka lakukan memiliki dasar dan argumentasi yang kuat dari Al Quran dan Hadits, sehingga tidak gampang terkecoh dan terprovokasi oleh tulisan-tulisan yang menyudutkan praktek/amaliah yang selama ini dilakukan oleh kalangan nahdliyyin sebagai mayoritas umat Islam di Indonesia.

Buku ini bisa anda pesan di

Hamid 024-70291493 / 081310219572

Komentar KH Said Agil Siradj

Masih seputar kontroversi buku Mantan Kiai NU Menggugat Sholawat dan Dzikir Syirik. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengaku kecewa atas ketidakhadiran H Mahrus Ali (penulis buku tersebut) pada debat terbuka yang digelar di ruang Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri, Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (12/3) lalu.

Kang Said—demikian panggilan akrabnya—menyebut Mahrus Ali berpikiran ‘kerdil’ karena tak berani mempertanggungjawabkan tulisan dalam bukunya. ”Dia itu berpikiran kerdil dan tidak yakin dengan kebenaran agama yang dijalaninya,” katanya kepada NU Online di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Kamis (13/3) kemarin.

Menurut Kang Said, orang yang yakin dengan kebenaran, dia pasti berani menghadapi debat model apa pun dan menghadapi siapa pun. Jika memang diyakini sebagai kebenaran, katanya, penulisnya pasti tak keberatan karyanya dinilai orang lain yang lebih mumpuni.

“Seharusnya, ia akan berani mempertanggungjawabkannya tanpa ada perasaan ragu. Bukan malah sembunyi saat diajak adu argumentasi. Itu penakut namanya,” tandas Kang Said yang juga alumnus Universitas Ummul Qurra’, Mekah, Arab Saudi.

Kang Said juga meragukan tingkat keilmuan Mahrus Ali. Pasalnya, menurut dia, orang yang berilmu tinggi akan bersikap lebih bijak dan santun. Tetapi, buku tersebut justru menebar caci-maki dan penulisnya merasa paling pintar.

Ia mencatat dua hal penting dari kejadian pro-kontra yang diterbitkan La Tasyuk! Press itu. Pertama, penulisnya telah salah niat dalam menulis buku. Kedua, Mahrus Ali tidak berani bertanggung jawab secara intelektual. ”Orang seperti itu tidak layak diajak dialog, jelas sekali kurang bacaan,” pungkasnya.

Hal yang dilakukan Tim Lembaga Bahsul Masail Pengurus Cabang NU Jember, Jawa Timur, dengan membuat buku bantahan berjudul Membongkar Kebohongan Buku: Mantan Kiai NU Menggugat Sholawat dan Dzikir Syirik, kata Kang Said, merupakan tindakan yang benar.

Tidak perlu dilakukan tindak kekerasan semacam penggerebekan. Cukup dibuat buku jawaban, tapi yang menulis tidak usah para kiai. Cukup anak-anak madrasah tsanawiyah atau madrasah aliyah saja,” ujarnya. (sbh)

Membongkar Kebohongan Buku Mantan Kiai NU Menggugat Sholawat & Dzikir

Hidayat, Akhmad
Tue, 22 Jan 2008 22:54:35 -0800

786,

Assalamu'alaykum wr.wb.



Fenomena seperti ini sungguh memprihatinkan. Seakan-akan menggunakan
bermacam cara untuk berdakwah (?) - memfitnah saudaranya sendiri sesama
muslim.

Setelah dulu ada Fatwa 'bohong' dari beberapa ulama NU Jombang (atau
Jatim, ya?), kini muncul kembali dalam bentuk buku.

Alhamdulillah, semuanya semakin jelas sekarang ...



Bagi rekan2 yang biasa mengamalkan amalan2 sebagaimana warga NU -
sholawat, dzikir, tahlil, bermadzhab, dll., jangan merasa ragu. Insya
Allah semua berdasarkan dalil yang kuat ...

Saya bukan warga NU (soalnya nggak punya KTA), namun untuk beberapa
amalan yang lebih mendekatkan kepada Gusti Allah - terutama nawafil atau
amalan sunnah, kebetulan banyak kesamaan dengan saudara2 di NU.



Wahabi? Awas, hati-hati ... mereka banyak berada di sekitar kita.
Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita dari segala fitnah dari
tanduk syetan tersebut.

Amin.

Indonesia Jadi Salah Satu Rujukan Standar Halal Dunia

Minggu, 25 Juli 2010 19:10 WIB

Jakarta, (tvOne).

Pertemuan international mengenai standar halal yang diikuti 31 lembaga seperti Australian Federation of Islamic Council (AFIC), Halal Transsaction of Omaha (US) dan Shandong Islamic Association (SIA) Cina di Jakarta, Minggu, (25/7).

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia menjadi rujukan bagi penentuan standar halal dunia bersama dengan Malaysia dan Singapura. "Hasil kesepakatan kita dalam pertemuan ini, kita menyamakan standar halal dengan merujuk pada Indonesia, Malaysia dan Singapura," kata Presiden World Halal Council Lukmanul Hakim di Jakarta, Minggu, (25/7).

Menurut Lukmanul, ke-31 lembaga sepakat untuk menyamakan standar halal untuk berbagai produk seperti kosmetika, obat-obatan dan pangan. Pertemuan ini, merupakan pertemuan antar lembaga sertifikasi dari seluruh dunia yang membicarakan tentang standar dan prosedur sertifikasi halal yang disampaikan oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) Mejelis Ulama Indonesia (MUI) dan Halal Feed and Food Inspection Authority Netherland, jelasnya.

Disamping itu, pertemuan itu juga membahas tentang standar sertifikasi halal pada penyembelihan hewan dan standar sertifikasi halal pada makanan olahan. "Kita sepakat akan membentuk tim dan nantinya akan melakukan tugas meratifikasi standar halal," kata Lukamnul yang juga direktur LPPOM MUI.

Upaya untuk menetapkan standar halal internasional sudah dirintis sejak World Halal Council terbentuk pada 1999 di Jakarta. Dia menambahkan, kesepakatan standar halal tersebut juga akan disampaikan ke organisasi negara-negara Islam (OKI) dan diinginkan juga diratifikasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Saat ini lembaga sertifikasi halal memiliki standar yang berbeda-beda baik menyangkut standar organisasi dan sistem auditing, standar penyembelihan hewan dan makanan olahan. Standar yang berbeda-beda ini sangat menyulitkan proses sertifikasi halal yang melibatkan penggunaan bahan atau produk antarnegara.

Perbedaan yang sering terjadi dalam standar sertifikasi halal, lanjut dia, bukan pada konsep halal dan haram tapi lebih kepada standar pemeriksaan dan teknis pelaksanaannya seperti teknik pemingsanan dalam proses penyembelihan dan lain-lain. (Ant)

Menag: Ahmadiyah Sesat

Sabtu, 31 Juli 2010 21:07 WIB

Bangkalan, (tvOne)

Menteri Agama Suryadharma Ali menyatakan, ajaran Ahmadiyah sesat, karena telah menyimpang dari Al-Quran dan tidak mempercayai Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir. "Setelah dilakukan musyawarah akhirnya kami memutuskan bahwa ajaran Ahmadiyah itu memang sesat," kata Suryadharma Ali di Bangkalan, Madura, Jawa Timur Sabtu (31/7).

Suryadharma Ali menjelaskan, pihaknya kini sudah membuat keputusan bersama bahwa ajaran Ahmadiyah dilarang keras. Karena itu, kata dia, menyebarkan ajarannya di Indonesia tidak diperbolehkan.

Ia juga meminta kepada pihak kepolisian untuk menindak tegas jika menemukan ajaran Ahmadiyah yang berkembang di lingkungan masyarakat. "Kami minta polisi bertindak, jika menemukan ajaran Ahmadiyah yang berkembang di Masyarakat," tegas Suryadharma Ali.

Ia juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak menggunakan kekerasan jika menemukan ada masyarakat yang menyebarkan ajaran Ahmadiyah.

Masyarakat, kata dia, sebaiknya melaporkan kepada petugas berwenang, seperti polisi, sehingga petugas yang nantinya akan mengamankan mereka. "Jangan berbuat kekerasan. Sebab agama Islam tidak menyukai kekerasan," kata Suryadharma Ali.

Seusai menghadiri peresmian gedung MA Al-Hamidiyah, Menag Suryadharma Ali selanjutnya bersama robongan melakukan kunjungan ke pondok pesantren An-Nuqoyah, Sumenep.

Syuro Rutin Bulanan Edisi Juni 2010

Kemarin siang menjelang sore, Ahad Kliwon, 06 Juni 2010, seperti biasanya AnsFat Piyungan mengadakan Syuro rutin Bulanan. Rapat ini bertempat di rumah Shbti. Karyani (Juragane Madin) Daraman, Srimartani.
Di undangan memang maju dari biasanya. Kalo bisanya undangan jam 13.00 kemarin kita undang jam 12.30. hal itu diharapkan agar nanti mulainya rapat tidak terlalu molor jauh dan selesainya tidak terlalu sore. Sehingga bagi Ansor maupun Fatayatnya bisa masih ada sisa waktu untuk "YAYANK-nya". He he admine gek eror ki. Tetapi memang mau gak mau kemarin rapate dimulai jam 14.15. Karena yang berwenang dan berkepentingan belum ada.
Seperti biasanya rapat dibuka dengan Ummul Quran (Al Fatihah ) dilanjutkan bacaan Shalawat kahsa NU lau disusul dengan menyanyikan Mars Ansor dan Fatayat yang dipimpin langsung oleh Pak Ketua Shbt. Arifuddin, S.Pd.I.
Rapat kemarin membahas beberapa agenda, antara lain :
  1. FASI AnsFat Piyungan 2010
  2. Ziaroh Auliya' dan 'Ulama' NU
  3. Diklatsar Banser
  4. LPK
  5. dll
Setelah melalui pembahasan yang matang dan banyak usulan akhirnya diputuskan sebagai berikut :
  1. FASI tetap dilaksanakan Insya Allah akan diselenggarakan pada bulan Ramadhan. tentang waktu, tempat dan teknis acara akan dibahas oleh intern Panitia
  2. Ziaroh, Untuk ziaroh akhirnya disetujui dilaksanakan tanggal 31 Juli 2010. Dengan tempat di DIY - Jateng ( Mungkin seperti kemarin dulu) Kawasan Magelang dan Sleman. Masalah biaya dan teknis acara juga masih diolah oleh Panitia
  3. Diklatsar Banser diadakan tanggal 9-11 juli 2010 di komplek Pondok Kali Opak, Klenggotan. Infaq peserta 20ribu. dengan fasilitas dapet kaos cantik, makan 5x dan snack 2x Gratisiiis. tis. Enak to?
  4. LPK tetep berjalan sesuai jadwalnya walaupun terdapat beberapa kendala. Namun bisa kita atasi.
To be continue ........ tak kerja dulu

Majlis Syuro Banser Satkoryon Piyungan

Tadi malam, malam Rabu Legi alhamdulillah terselenggara dengan sukses Syuro Banser Satkoryon Piyungan yang diadakan di pintu masuk SMP Pembangunan Piyungan ( markas turune Pak Kuwat ). Syuro ini diikuti oleh beberapa pengurus Banser dan Ansor. Perlu saya sampaikan yang hadir tadi malam : Ketua Ansor ( Toyik ), Dan Satkoryon ( Shbt. Kasmustandar), Pak Aris, Pak Dodo, Pak Kuwat, Kang Arif, Ketua Panitia Diklatsar Banser ( Shbt. Zulfikar 'Ulya/Hilmi ), Pak Suyanto, disusul Rois AnsFat/Kangmas Alfan yang baru saja ngroisi LPK di AnsFat ranting Sumberharjo, Prambanan dan saya sendiri/wujudku.

Dalam syuro tesebut diputuskan beberapa ide untuk diklatsar Banser 2010 antara lain :
  1. Dikltasar diadakan hari Jum'at, 9 Juli 2010 jam 14.00 sampai dengan Ahad, 11 Juli 2010 jam 12.00
  2. Tempat diklatsar dipusatkan di komplek PP Kaliopak, Klenggotan ( Pesantren milik Kang Jaddul Maula
  3. Infaq dari peserta 20.000 yang akan mendapatkan makan gratis, snack dan kaos exklusif Banser edisi 2010
  4. Diklatsar tahun ini juga terbuka bagi Satkoryon/PAC lain yang akan menitipkan tapi infaqe 30ribu gitu lohhh.
  5. Perekrutan calon peserta akan bekerja sama dengan Pengurus Ansor dalam hal ini Koordinator Pengkaderan yang telah menyebarkan Form pendataan Pemuda&Risma tiap dusun basis NU
  6. Besok juga Fatayat PAC dimohon terlibat dalam Diklatsar ini
Sambil rapat sambil ngicipi gorengan yang dibelikan oleh juragan Panwaslu Bantul/Kang Dodo. Uenakee. Teh made in Pak Kuwat nasgitel tenan. Opo maneh nek seng gaweke Mbok WedokQ/fatayat SholikhahQ gitu. Rasane mesti makNyessss gitu. Gek opo to iki. Sopo fatayate kuwi mau???

Kira - kira pukul 23.00 syuro ini diakhiri dengan resmi. Lalu beberapa shahabat pamit kondor sudah ada tanggungan ada yang nunggu di rumah, kecuali Kang Dodo yang mau nyari wangsit ke Gunung Cilik agar bisa bawa Fatayat kondor segera mungkin. Lebih Cepat Lebih Baik versi Yusuf Kalla.

Habis itu tinggalah 5 personil yang masih diskusi di lokasi. Kita asyik diskusi mengenai KeNUan, keAnsoran dan Fatayat jangan sampe lupa. Salah satu tema diskusi adalah kinerja kepengurusan yang didalangi oleh Ayik, S.Pd.I ( singkatan sko opo mboh ). Sambil diskusi sambil menikmati SEGO GORENG made in Krasakan yang dibeli oleh Pak Kuwat. Qta ber -5 makan sambil tetep diskusi Tak lihat jam di HPku menunjukkan jam 00.25. bingung mau tidur di rumah baruku ( sebelah barat SMP Pembangunan/utara TKne bu Siti eh kok rong dadi akeh nyamukke gek dewe maning. Rep muleh NGETAN/nangdi yo? Haha kok rong wayahe ngko malah digropyok wong rondho. Rep muleh ngulon di rumah beneran wah jatah boboQ berkurang. Akhire bingung ambil jalan tengah nginep nang Piyungan. Sante aja bukan di rumah Fatayat lo.Di rumahe Pak Guru Toyik. Akhire tidur berdua 1 ranjang. Tros habis Shubuh meluncur ngenthoRet ngulon. He he

To be continue besok Ahad pas pleno di Mba' Karyani, Daraman City.OK

Silaturrahim dengan ANFAT PAC Prambanan

Tadi malam, Rabu Wage malam Kamis Kliwon kami dari AnsFat PAC Piyungan alhamdulillah diperkenankan ALLAH SWT dapat bersilaturrahim dengan AnsFat Prambanan. Silaturrahim tersebut berlangsung dalam kajian rutin LPK PAC Prambanan. LPK tersebut diadakan di Mushola Gunung Gebang ( utara dudun Mutihan ) yang merupakan perbatasan antara Kabupaten Bantul dan Sleman.

Tadi malam walaupun hujan ternyata Shahabat & Shahabati PAC Prambanan tidak surut semangat dan ghirahnya untuk mengIstiqomahkan program mereka. terlebih tadi malam lampu dan listrik mati juga. Jadi lengkaplah keterbatasan LPK tadi malam.
Shahabat dari PAC Piyungan mendapatkan kehormatan untuk memimpin ( ngRoisi ) 'amalaiyah Yaninan&Tahlil. Habis itu dilanjutkan dengan 'Amaliyah Shalawat.
Setelah selesai 'amaliyah seperti biasa dilanjutkan dengan Pengajian. Pengajian tadi malam disampaikan oleh Bapak Ustadz Dhomaroh dari dudun Beloran, madurejo, prambanan, Sleman.
Dalam pengajiannya beliau menyampaikan ciri - ciri orang beriman, antara lain : apabila disebut nama ALLAH maka akan bergetar hatinya, apabila dibacakan ayat - ayatnya maka akan bertambah Imannya dan hanya kepadaNya mereka bertawakkal.

Selain itu beliau juga menyampaikan pentinganya ikut berorganisasi terutama Ansor dan Fatayat. Apa gunanya sih nongkrong di pinggir jalan. Lebih baik berangkat LPK bershalawat bersama. Ikutan AnsFat. Juga akhlaq generasi kita saat ini yang banyak intelektual muda bahkan mahasiswa sering demo. Apakah tidak ada jalan yang lebih bijak untuk menyelesaiakn masalah selain berdemo dengan batu dkk. Apakah kita tidak bisa duduk berdampingan untuk diskusi, ngobrol nyantai untuk mencari solusi yang terbaik bagi permasalahan kita.
Mungkin gitu dulu njeh. Tunggu postingan berikutnya. kerja dulu Yuuuk!

Football News

 

© Copyright GP. ANSOR - FATAYAT NU KEC. PIYUNGAN 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.